loading...

5 Bumbu Dapur Yang Dapat Dijadikan Sebagai Obat Alami Bagi Tubuh Manusia

loading...

5 Bumbu Dapur Yang Dapat Dijadikan Sebagai Obat Alami Bagi Tubuh ManusiaBumbu dapur yang juga tergolong tanaman sayuran dan biasa dipakai untuk mengolah makanan sehari-hari ternyata dapat dimanfaatkan, ternyata dapat dimanfaatkan pula sebagai obat pada tubuh manusia. Untuk ini masih banyak kalangan masyarakat yang memang belum mengetahuinya.

Tidak semua bumbu dapur dapat digunakan sebagai obat atau bahan terapi kesehatan tubuh manusia. Beberapa bumbu dapur bisa digunakan sebagai bahan terapi kesehatan karena kandungan zat yang dimilikinya. Berikut uraian mengenai kandungan zat dari 5 bumbu dapur yang dapat juga menjadi obat alami bagi kesehatan tubuh manusia dan mudah didapatkan.

Baca Juga :

7 Manfaat Penting Sayuran Untuk Kesehatan Tubuh Yang Sering Kita Abaikan

Cara Memilih Dan Menyimpan Sayuran Yang Baik Dan Benar Untuk Kesehatan Keluarga

5 Macam Bumbu Dapur Yang Berguna Sebagai Obat Alami Tubuh

 

  1. Cabe Merah
cabe merah

cabe merah

 

Cabe merah (Capsicum annum L.) termasuk famili Solanaceae. Buah cabe merah mengandung zat flavonoida, saponin, polifenol, kapsaisin, kapsantin, kaposubrin, zeasantin, kriptosantin, lutein, sitrin, serta vitamin A dan C. Zat-zat ini dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan rematik, sariawan, menambah nafsu makan, ekspektoran, dan memperbaiki pencernaan tubuh manusia.

 

  1. Cabe Rawit
cabe rawit

cabe rawit

 

Cabe rawit (Capsicum frutescens L. atau C fastigiatum BI.) termasuk famili Solanaceae. Cabe rawit memiliki kandungan flavonoida, tanin, kapsaisin, kapsantin, karotenoid, alkaloid, minyak asiri, resin, sertavitamin A dan C. Sementara itu, bijinya mengandung solanin, solamidin, solamargin, solasodin, dan solasomin. Oleh karena itu bumbu dapur yang satu ini juga dapat dimanfaatkan sebagai obt sakit perut, bau badan, gondongan, gatal di tangan dan kaki karena alergi cuaca (chilblains), pendarahan pada uterus (Mienorrhagia), rematik, dan meng­hilangkan lemas atau lumpuh pada kaki dan tangan.

 

  1. Bawang Merah
bawang merah

bawang merah

 

Bawang merah (Allium ascolonicum .) termasuk famili Liliaceae. Umbi yang dihasilkan oleh semua varietas bawang merah memiliki kandungan minyak asiri, sikloaliin, metilaliin, dihidroaliin, kaemferol; kuersetin, dan floroglusin. Selain itu, bawang merah juga mengandung sulfur organik, enzim allinase, flavonoid, asam fenol, sterol, saponin, pektin, ellagik, kaffeik, sinapik, asam p-koumarik, minyak volatil, dan senyawa allil propil disulphide (APDS).

 

Manfaat utama bawang merah adalah menurunkan lemak darah, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, menurunkan aktivitas gula darah, menyembuhkan asma, melawan sel tumor, dan menyembuhkan leukimia. Di samping itu, bermanfaat pula mengatasi diare, jantung koroner, influenza, patah tulang, sembelit, luka, bisul, jamuran pada vagina atau trichomoniasis, demam, masuk angin, mempertahankan kebugaran tubuh, mempertahankan gairah seksual, dan mengatasi cacar air.

 

  1. Bawang Putih
bawang putih

bawang putih

 

Bawang putih (Allium Sativum L) termasuk famili Liliaceae. Bawang putih mengandung vitamin B dan C, serta beberapa mineral seperti fosfor, kalsium, kalium, dan besi. Setiap 100 gram bawang putih mengandung 95 kalori. Kandungan ini berkhasiat menyembuhkan beberapa jenis penyakit, yaitu bronkitis, influenza, rematik, beri-beri, migren, hipertensi, radang telinga, sinusitis, asma, batuk biasa, batuk rejan, diare, gondongan atau parotitis, hepatitis, sering buang air kecil atau polyuria, sakit ketika haid atau dismenorhea, kanker lambung, kanker paru-paru, kanker payudara, pencegah keracunan, bisul, borok, bengkak karena keracunan, dan sakit disengat lipan.

Di samping itu, bawang putih juga bisa pula dimanfaatkan untuk mengatasi TBC, radang pada selaput otak (epidemic cerebrospinl meningitis), pendarahan pada hidung (mimisan), radang lambung akut, frigiditas pada wanita, ascites, penambah stamina, rnengobati sakit gigi, mempertahankan kebugaran, mempertahankan gairah seksual, penawar racun.

 

  1. Tomat
tomat

tomat

 

Tomat (Solanum jycopersicum L) termasuk famili Solanaceae. Bentuk dan warna buah tomat bervariasi, tergantung dari jenis dan varietasnya. Buah tomat dikenal sebagai buah berdaging dan mengandung banyak air. Buah tomat yang dapat digunakan untuk pengobatan adalah buah yang tidak terlalu masak, padat, dan warnanya soragam. Tomat dengan kondisi tersebut kaya akan protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Setiap 100 gram buah tomat mengandung sekitar 20-23 kalori. Tomat berkhasiat mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit, seperti influenza, radang prostat (prostatitis), kanker prostat, gusi berdarah (gingivitis), diabetes mellitus, kulit bengkak akibat keracunan, bisul di mulut, bisul di perut, pembersih hati, usus buntu, mempertahankan kebugaran tubuh, jerawat, dan wasir.


ladyfem

Nah, bagi Anda yang selama ini mungkin tidak suka atau alergi untuk mengkonsumsi 5 bumbu dapur di atas, apakah masih tidak mau mengkonsumsinya? Salam sehat selalu dari caramedis.com, semoga artikel kesehatan ini bisa bermanfaat tentunya.

loading...

Artikel Terkait :

Most popular articles related to 5 Bumbu Dapur Yang Dapat Dijadikan Sebagai Obat Alami Bagi Tubuh Manusia