9 Gejala dan Cara Mencegah Penyakit Jantung

loading...

Tanda dan Gejala Penyakit Jantung Pada Seseorang Pasien

  1. Sering mengalami berkeringat dalam jumlah banyak walaupun tidak melakukan aktivitas berat.
  2. Sering merasa badan begitu lemah dan lemas
  3. Sering merasa sakit pada ulu hati dan dada sebelah kiri atas
  4. Nyeri Jika otot tidak mendapatkan cukup darah (sua­tu keadaan yang disebut iskemi), oksigen yang tidak memadai dan hasil rnetabolisme yang berlebihan me­nyebabkan kram atau kejang.
  5. Angina merupakan perasaan sesak di dada atau pe­rasaan dada diremas-remas, yang timbul jika otot jan­tung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau ketidaknyamanan ini bervariasi pada setiap orang.
  6. Beberapa orang yang mengalami kekurangan aliran darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent ischemia).
  7. Sesak napas merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat masuk­nya cairan ke rongga udara di paru-paru (kongestipul­moner atau edema pulrnoner).
  8. Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang. Hal itu menyebabkan pen­derita merasa lemah dan lelah. Gejala ini sering kali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita bia­sanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
  9. Palpitasi (jantung berdebar-debar), pusing, dan ping­san. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan me­mompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.

penyakit jantung

Cara Menghindari dan Mencegah Serangan Penyakit Jantung

  1. Hindari stres dan kebiasaan merokok

Ri­siko penyakit jantung akibat merokok dan mengalami stress banyak ditemui di negara- negara maju dan berkembang seperti Indonesi. Banyak penelitian sudah rnenunjukkan bahwa akibat kekedua hal ini maka seseorang akan rentan  menghadapi situasi yang tegang dan tidak tenang sehingga kemudian dapat memicu arithmias jantung yang membahayakan jiwa. Untuk itu selalu berpikir positif merupakan cara menghindari stress agar tidak terjadi arithmias jantung adalah keharusan agar seseorang terhindari dari penyakit jantung.

  1. Pola makan sehat dan seimbang

Serat yang terdapat dalam makanan dipercayai dapat menyerap sebagian dari lemak /kolesterol. Oleh karena itu, pakar gizi memercayai makanan yang banyak serat dapat mengurangi jumlah kolesterol yang diserap oleh tubuh. Serat yang banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan segar juga mampu menyerap kolesterol. Pola makan seharusnya mematuhi prinsip pola makan seimbang, baik seimbang dalam hal nilai gizi maupun seimbang dengan kebutuhan kalori dan gizi sesuai usia pertumbuhan dan tubuh seseorang secara spesifik. Perlu mempertahankan berat badan sehat.

  1. Aktif berolahraga secara teratur

Olahraga dan aktivitas fisik dapat memperkuat otot tubuh, demikian juga dengan otot jantung. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur akan berpe­ngaruh pada kemampuan sirkulasi darah sehingga kemudian meningkatkan kinerja jantung itu sendiri.  Bagi seseorang yang sudah terkena penyakit serangan jantung sebaiknya tidak melakukan olahraga yang terlalu berat, hal ini disebabkan otot jantung si penderita sudah melemah dan tidak normal lagi.

  1. Menjaga Berat Badan Ideal

Walaupun semua orang gemuk cen­derung memiliki risiko penyakit jantung, Gaya hidup atau lifestyle  yang buruk pada seseorang merupakan salah satu dari penyebab penyakit jantung. Mengendalikan berat badan adalah langkah sederha­na yang memberi pengaruh sangat besar menurunkan risiko serangan jantung.

Menjaga kesetabilan berat badan sehat dapat dilaku­kan dengan menghitung asupan kebutuhan energi sama dengan kebutuhan energi total seimbang dengan berat badan sehat. Aktivitas fisik akan sangat membantu peng­gunaan zat makanan yang masuk ke tubuh agar dapat mempertahankan profil lipid darah. Hindari atau kurangi makanan tinggi kolesterol, misalnya mengganti dengan me­ngonsumsi ikan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan sebagai sumber protein yang lebih sehat.

  1. Memeriksa tekanan darah

Penyakit jantung salah satu penyebabnya adalah hipertensi kronis. Akibat yang ditimbulkannya adalah kerusakan otot pada bagian jantung. Pemeriksaan tekanan darh tinggi perlu dilakukan ketika masih muda. Hal ini untuk mengantisipasi hipertensi kronis yang mungkin terjadi. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan berkaitan dengan tekanan darah, yaitu menjaga tekanan darah normal dengan membatasi makanan manis yang mengandung glukosa praktis dengan kadar tinggi seperti asinan. Nutrisi garam yang masuk tubuh usahakan 4-5 gram dalam atau kurang dari itu bagi orang yang mempunyai factor risiko tinggi. Hindari  makanan seperti manisan buah, asinan buah, ikan asin, telur asin, gula-gula, serta kecap dan penyedap rasa. Hindari makanan dan minuman beralkohol.

  1. Memeriksa kadar kolestrol dan kadar gula darah

Penyumbatan pada pembuluh darah umumnya disebabkan oleh pengendapan kolestrol. Tindakan pencegahan untuk hal ini dapat dilakukan melalui pemeriksaan kadar kolesterol semenjak usia dini, sejak kanak-kanak hingga menjelang masa tua. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui apakah ada kenaikan kadar kolesterol dalam darah, perlu melakukan pengendalian dengan pola makan dan menggunakan bahan-bahan tertentu sesuai anjuran dokter. Hal ini akan menekan peningkatan kolesterol dan memperkecil kemungkinan pengendapan di pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung.

  1. Perhatikan factor keturunan (genetik)

Pastikanlah semua keluarga dari keturunan ibu maupun bapak, apakah ada riwayat yang mengidap penyakit jantung. Sekiranya ada, anda perlu lebih waspada dengan tanda-tanda penyakit jantung dan dianjurkan menjalani pemeriksaan tahunan.

Baca juga artikel lainnya :

loading...

Artikel Terkait :

Most popular articles related to 9 Gejala dan Cara Mencegah Penyakit Jantung