Infeksi Saluran Kemih – Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahannya

loading...

Infeksi saluran kemih adalah kondisi saat ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra mengalami infeksi. Infeksi ini tak mengenal gender, usia, ataupun kondisi seseorang. Saat orang tersebut memiliki resiko dan potensi yang cukup, orang tadi berpeluang menderita infeksi yang satu ini. Walau demikian, menurut data yang kami kumpulkan, dibanding pria, wanita lebih beresiko terkena infeksi ini karena memiliki uretra yang lebih pendek.

Jika dirunut dari gejala, infeksi saluran kemih atau ISK ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu ISK bagian bawah dan ISK bagian atas.

ISK bagian bawah sendiri terjadi karena adanya infeksi di bagian uretra dan kandung kemih. Gejala yang muncul biasanya adalah rasa ingin selalu buang air kecil, timbul rasa nyeri saat buang air kecil, warna urine yang keruh dan berbau tidak sedap. Sedang ISK bagian atas sendiri terjadi akibat infeksi di bagian ureter dan ginjal. Menurut gejalanya, penderita infeksi saluran kemih atas akan mengalami beberapa gejala, seperti nyeri di area selangkangan, rasa mual yang berkepanjangan dan demam.

infeksi saluran kemih

Iinfeksi Saluran Kemih

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

ISK sendiri diakibat oleh berbagai hal, dan hal-hal tersebut akan kami rangkum dan sakian untuk Anda sebagai berikut:

1. ISK biasa disebabkan oleh bakteri E.Coli yang masuk dan mengakibatkan infeksi di area saluran kemih

Bakteri Escherecia Coli, atau yang biasa dikenal dengan E.Coli, adalah bakteri yang biasa hidup di saluran kemih. Pada beberapa kasus, bakteri ini biasa masuk saat proses pembersihan yang kurang maksimal pasca buang air kecil dan besar. Ketidakmaksimalan itu biasanya jadi celah E.Coli untuk masuk dan menyebabkan infeksi  saluran kemih.

Pda prosesnya, E.Coli biasa masuk saat pembersihan pasca BAB kurang maksimal. Saat seorang menyentuh anus menggunakan kertas toilet, dan saat tak sengaja Ia juga mengenai organ kelamin, kemungkinan bakteri masuk akan sangat besar. Pada kasus ini, kemungkinan wanita mengalami ISK semakin tinggi, sebab jarak antara uretra dengan anus yang cenderung dekat. Berbeda dengan pria yang relatif jauh.

Dengan hal ini, kita bisa menyempulkan bahwa wanita jauh lebih beresiko terkena infeksi saluran kemih dibanding pria.

2. Di samping karena bakteri, ISK juga bisa terjadi akibat iritasi yang diakibatkan oleh hubungan seksual yang terlalu sering

Pada kasus ini, wanita juga lebih beresiko karena kemungkinan iritasi akibat hal ini jauh lebih besar ketimbang pria. Oleh sebab itu, jika Anda hendak melakukan hal ini, setidaknya pertimbangkan intensitas dan kenyamanan Anda. Jangan karena alasan satu dan yang lain, Anda melakukan hubungan dengan intensitas yang tinggi. Sebab, dengan intensitas yang tinggi tersebut, kemungkinan terkena infeksi akan jauh lebih besar.

3. Infeksi saluran kemih juga bisa disebabkan karena penyembutan saluran kemih akibat batu ginjal dan sejenisnya

Sumbatan akibat batu ginjal sejatinya akan merusak kinerja saluran urin, khususnya saat pengosongan urin. Karena rusaknya kinerja tersebut, kemungkinan terkena infeksi pun semakin besar. Karena itu, dibanding orang normal pada umumnya, orang yang memiliki batu ginjal beresiko tinggi mengalami infeksi saluran kemih.

Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

pengobatan infeksi saluran kemih

pengobatan infeksi saluran kemih

ISK biasanya diobati dengan hanya mengonsumsi resep dokter. Dalam resep tersebut terdapat beberapa obat antibiotik, seperti ciprofloxacin, levofloxacin, trimethoprim dan lain-lain. Di samping menggunakan antibiotik, dokter juga biasa menambahkan obat pereda nyeri seperti parasetamol (Jika penderita sudah mengalami demam dan nyeri akibat ISK). Jika ISK yang diderita tergolong ringan, penderita akan sembuh setelah mengonsumsi resep dokter, tapi jika tidak, penderita harus mendapat perawatan lanjutan ke rumah sakit terdekat.

Nah, di samping pengobatan di atas, penderita juga bisa melakukan pengobatan infeksi saluran kemih lanjutan tambahan, seperti :

  • Tidak menahan kencing,
  • Biasakan mengosongkan kandung kemih saat kencing,
  • Mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup,
  • Jika rasa nyeri timbul, Anda bisa mengompres area yang nyeri dengan handuk hangat atau sejenisnya.

Perlu dicatat, cara tambahan di atas hanya diberlakukan untuk ISK ringan, sedang untuk berat sangat dianjurkan untuk diberi perawatan lanjutan (Dirawat di rumah sakit). Dengan perawatan tersebut, diharapkan ISK berat diderita akan berangsur sembuh.

Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Pencegahan ISK pada dasarnya cukup mudah. Dengan metode yang akan kita bahas ini, diharapkan penderita ataupun non-penderita bisa tahu bagaimana mencegah ISK dengan tata cara yang benar. Dengan begitu, harapannya penderita atau non-penderita akan mampu menghindari ISK secara maksimal.

Nah, langsung saja, berikut adalah metode dan cara mencegah infeksi saluran kemih selengkapnya:

1. Selesaikan buang air besar atau pun kecil dengan baik, pastikan tidak ada sisa, baik itu urine ataupun tinja

Perlu dicatat, penumpukan urine yang terlalu banyak akan menghasilkan lingkungan bakteri yang tepat untuk berkembang biak. Dengan kata lain, saat Anda menahan kencing dan tidak menghabiskannya secara maksimal, kandung kemih akan menampung urine dengan jumlah yang relatif tinggi dan mengakibatkan infeksi yang bersumber dari aktivitas bakteri E.Coli.

Jadi, demi mencegah semua hal tadi, pastikan untuk menghabiskan urine saat Anda kencing. Dengan begitu, resiko terkena ISK akan semakin kecil.

2. Membersihkan anus dari depan ke belakang juga jadi cara mencegah infeksi saluran kemih yang baik

Membersihkan anus dari depan ke belakang memungkinkan kotoran tersapu bersih ke belakang, bukannya ke depan dan menimbulkan resiko terkena ISK. Pada kasus ini, pembersihan sendiri bisa dilakukan beberapa cara, mulai dari tangan dan air atau tisue toilet.

3. Mengonsumsi banyak air putih dapat menurunkan resiko terkena infeksi saluran kemih atau ISK

Sederhananya begini, saat Anda banyak minum, Anda akan sering membuang air kecil. Dengan sering membuang air kecil, Anda akan terbebas dari bakteri E.Coli, yaitu salah satu bakteri penyebab ISK. Bakteri E. Coli sendiri berkembang biak saat jumlah urin dalam kandung kemih melimpah. Saat jumlah sedikit dan terus berkurang, bakteri ini akan sulit berkembang biak dan menyebabkan ISK.

4. Segera buang air kecil dan bersihkan organ intim setelah melakukan hubungan intim dengan pasangan

Cara ini dinilai efektif untuk menekan resiko infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh iritasi pasca berhubungan. Oleh sebab itu, cara ini dianjurkan untuk mereka yang sudah berpasangan dan berniat melakukan hubungan intim.

5. Hindari penggunaan alat kontrasepsi diafragma, kondom berlapis spermisida, pakaian dalam berbahan nilon dan celana ketat

Walau tergolong ringan dan sepele, hal-hal di atas adalah beberapa dari keseuluruhan penyebab ISK. Saat Anda ingin menghindari ISK, Anda sangat dianjurkan untuk menghindari keempatnya. Sebab, saat Anda menggunakan salah satu dari keempat hal tadi, kemungkinan terkena infeksi saluran kemih akan ada. Sebab itu, untuk menghindari hal tersebut, Anda dianjurkan untuk meninggalkan hal-hal tadi.

Nah, itulah beberapa gambaran seputar infeksi saluran kemih. Dengan menyemak gambaran di atas, harapannya tahu apa itu infeksi saluran kemih? Apa saja yang menyebabkannya? Dan bagaimana pencegahan dan penanganan saat infeksi ini muncul.


ladyfem

Baca juga:

loading...

Artikel Terkait :

Most popular articles related to Infeksi Saluran Kemih – Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahannya