loading...

Penyakit Malaria Pada Anak : Cara Penularan dan Gejala Yang Mudah Diditeksi

loading...

Mengenal Penyakit Malaria Pada Anak

Penyakit Malaria

Penyakit Malaria

Penyakit Malaria Pada Anak : Cara Penularan dan Gejala Yang Mudah DiditeksiPenyakit malaria merupakan penyakit yang masih banyak dijumpai di Negara Indonesia. Menurut Centers For Disease Control  and Prevention (CDC), terdapat sekitar lebih dari 2000 juta kasus malaria di dunia dan lebih 600.000 kasus kematian akibat penyakit malaria terutama di Negara Afrika, sungguh angka yang fantastis tentunya! Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Plasmodium. Malaria ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yag terinfeksi parasit tersebut. Terdapat 4 spesies Plasmodium yang bisa menyebabkan malaria pada manusia, antara lain, Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, dan Plasmodium ovale. Anak dikatakan menderita malaria jika ditemukan gejala demam disertai hasil pemeriksaan asupan darah positif malaria atau dari pemeriksaan tes diagnosis cepat (RDT) positif malaria.

Penyebab dan Cara Penularan Penyakit Malaria Pada Anak

Penularan malaria bisa disebabkan oleh 2 hal :

  1. Penularan Malaria Secara alami, adalah penularan melalui nyamuk Anopheles betina yang sudah terinfeksi parasit malaria.
  2. Penularan Malaria Secara induksi, adalah penularan malaria yang dapat terjadi melalui beberapa cara, seperti melalui transfusi darah, penularan dari ibu ke bayi melalui plasenta atau saat persalinan (malaria congenital), transplantasi organ, dan penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi darah penderita malaria.

 Waktu dan tempat serangan nyamuk malaria.

  • Nyamuk Anopheles biasanya menghisap darah manusia saat senja hingga dini hari atau pada malam hari.
  • Tambak ikan, persawahan, kolam ikan yang terdapat rumput di tepinya, kolam yang ada tanaman airnya, rawa-rawa, sumur, air tergenang seperti bekas roda yan tergenang air, saluran air, dan kebun kangkung adalah contoh-contoh tempat perkembangbiakan larva nyamuk.
  • Angka penularan malaria biasanya akan sangat meningkat saat musim hujan.
  • Di daerah endemis malaria, kasus malaria terjadi sepanjang tahun.

Tanda dan Gejala Penyakit Malaria Pada Anak

Gelaja khas malaria adalah demam naik turun yang diikuti keluhan menggigil. Namun pola demamnya berbeda-beda, tergantung jenis malaria yang menginfeksi. Setelah anak terinfeksi malaria, biasanya didahului oleh gejala prodromal, seperti tidak nafsu makan, lesu, mual, muntah dan nyeri kepala. Gejala malaria dapat muncul 10 hari – 4 minggu setelah terinfeksi sesuai dengan jenis Plasmodium yang menginfeksi, ada yang langsung muncul, ada juga yang baru muncul 1 tahun kemudian. Hal itu disebut sebagai masa inkubasi, yaitu rentang waktu sejak masuknya parasit malaria ke tubuh anak sampai munculnya gejala sakit malaria, seperti demam.

Penyakit Anak

Penyakit Anak

Demam khas  yang terjadi pada malaria biasanya berlangsung 8-12 jam dan dapat ditemukan pada anak yang pertama kali terinfeksi malaria, bukan tinggal di daerah endemis malaria, dan belum memiliki kekebalan terhadap malaria. Dengan khas yang terjadi pada malaria memiliki beberapa stadium, yaitu :

  1. Stadium menggigil : Anak merasa dingin hingga tubuhnya menggigil, terkadang disertai muntah. Stadium ini biasanya berlangsung 15 menit – 1 jam.
  2. Stadium puncak demam : Setelah anak merasa kedinginan, tiba-tiba berubah menjadi panas, biasanya berlangsung 2-6 jam. Suhu menjadi tinggi dapat mencapai 40oC sehingga anak dapat merasa kehausan. Selain itu, pada stadium ini, muka dapat menjadi merah, anak mengeluhkan nyeri kepala, mual,hingga muntah. Suhu yang sangat tinggi ini pada anak dapat menyebabkan kejang.
  3. Stadium berkeringat : anak mengeluarkan banyak keringat, suhu tubuh turun dan bisa mencapai dibawah angka normal. Stadium ini biasanya berlangsung 2-4 jam. Pada stadium ini anak bisa tidur nyenyak dan anak bisa melakukan aktivitas.

ladyfem

Sedikit informasi ini mudah-mudahan dapat membantu para orang tua untuk tetap waspada terhadap wabah penyakit malaria khususnya yang menyerang anak-anak. Perlu diketahui bahwa daya tahan tubuh anak-anak tidak sama kuat dengan daya tahan orang dewasa umumnya, untuk itu ketika menemui gejala-gejala yang telah dijelaskan di atas sebaiknya segeralah memeriksakannya kepada dokter keluarga Anda. Salam sehat caramedis.com

loading...

Artikel Terkait :

Most popular articles related to Penyakit Malaria Pada Anak : Cara Penularan dan Gejala Yang Mudah Diditeksi