loading...

Penyakit Pneumonia Pada Anak: Penularan dan Pencegahannya

loading...

Penyakit Pneumonia Pada Anak: Penularan dan Pencegahannya – Pneumonia adalah istilah medis terhadap penyakit pada paru-paru yang dapat terjadi ringan hingga serius dan mengancam nyawa bagi penderitanya. Pneumonia sangat berbahaya bila terjadi pada bayi dan anak-anak, orang tua diatas usia 60 tahun, serta orang-orang dengan masalah kesehatan yang karena sistem kekebalan tubuhnya yang lemah. Secara definisi, pneumonia diartikan sebagai infeksi atau peradangan pada salah satu atau kedua paru-paru, lebih tepatnya peradangan itu terjadi pada kantung udara (alveoli). Dimana, bila sudah terinfeksi maka kantung udara tersebut akan terisi cairan atau bahkan nanah, yang kemudian mengakibatkan sesak nafas, batuk berdahak, demam, menggigil, dan kesulitan bernapas para penderitanya.

Pneumonia paru-paru pada anak

Pneumonia paru-paru pada anak

Infeksi pneumonia disebabkan oleh berbagai organisme, termasuk bakteri, virus dan jamur. Dalam banyak kasus penderita pneumonia yang terjadi pada bayi yang berusia kurang dari 3 minggu, infeksi biasanya ditularkan dari ibu pada saat persalinan. Menurut WHO, penyakit pneumonia pada anak adalah salah satu dari 5 penyebab kematian terbesar pada anak-anak pada kurun waktu belakangan ini.

 

Diagnosis penyakit pneumonia sebetulnya tidak terlalu sulit, hal ini bisa dilihat dari kondisi klinis anak. Jika masih meragukan, pemeriksaan foto dada dapat menunjang diagnosis dan melihat seberapa luas kelainan pada paru. Sedangkan untuk tahap lanjutan bisa menggunakan metode pemeriksaan darah yang biasanya didapatkan peningkatan jumlah sel darah putih (leukosit). Selain itu, dapat pula dilakukan Pemeriksaan mikrobilogik untuk mencari kuman penyebab, misalnya dengan memeriksa dahak untuk menemukan kuman penyebab pneumonia namun metode ini membutuhkan waktu yang lebih lama.

Untuk anak yang secara medis telah diketahui positif menderita pneumonia, biasanya yang dilaksanakan adalah memberikan tindakan Asuhan Keperawatan (askep) secara tepat. Askep penyakit pneumonia pada anak sangat penting dilakukan dalam rangka memenuhi tindakan penting bagi sang anak penderita pneumonia, sesuai kaidah dan aturan serta standar keperawatan untuk mengatasi penyakit tersebut.

 

Cara Penularan Penyakit Pneumonia Pada Anak

Virus dan kuman penyebab penyakit pneumonia pada anak umumnya menyebar melalui udara dan aliran darah. Pneumonia yang terjadi pada anak yang berusia 3 minggu atau kurang, biasanya hal itu akibat terinfeksi dari ibunya saat persalinan. Kuman tersebut akan berkembang dengan dengan pesat dan langsung menyerang paru. Untungnya kondisi ini tidak terjadi pada anak atau bayi yang kondisi kesehatan memang baik dan memiliki daya tahan yang kuat terhadap penyakit. Karenanya bagi ibu hamil sangat dianjurkan agar selalu menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya sehingga sewaktu proses persalinan, bayi yang dilahirkan sehat dan terbebas dari penyakit termasuk infeksi pneumonia pada anak tersebut.

Cara Mencegah Penyakit Pneumonia Pada Anak

Ada beberap cara dan tindakan yang dapat dilakukan oleh para orang tua terutama para ibu untuk mencegah terjadinya penyakit pneumonia pada anak, antara lain :

  • Menjaga berat badan bayi tetap normal saat dilahirkan, untuk itu seorang ibu hamil agar selalu rutin meriksakan kesehatan kehamilannya serta mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung nutrisi.
  • Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan hingga 2 tahun dalam rangka menurunkan resiko serangan pneumonia.
  • Menjaga agar anak tidak melakukan kontak dengan penderita ISPA karena pneumonia dapat menyebar melalui udara.
  • Selalu memperhatikan istirahat dan makan bergizi sang anak secara teratur.
  • Menjaga kebersihan udara
  • Menjauhkan anak dari paparan asap rokok.
  • Memastikan agar anak selalu mendapat asupan nutrisi yang cukup.
  • Pastikan anak mendapat Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang mengandung zat gizi Gangguan gizi atau gizi buruk dapat meningkatkan risiko terjadinya pneumonia pada anak.
  • memberikan suplemen zinc pada anak yang terkena diare.
  • Rutin mengikuti Imunisasi
  • Imunisasi Hib (Haemophilus Influenzae type B) dan imunisasi pneumokokus untuk mencegah pneumonia akibat infeksi Streptococcus
  • Menjaga kebersihan sang anak, dengan rajin mencuci tangan sebelum makan
  • Selalu menjaga dan mencegah anak agar tidak terinfeksi HIV sejak dini.

ladyfem

Nah, itu tadi adalah artikel kesehatan seputar penyakit pneumonia pada anak, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda semua terutama mengenai pengertian pneumonia, cara penularan penyakit pneumonia itu sendiri serta cara mencegah penyakit tersebut agar tidak menjangkit pada anak-anak kita. Untuk para orang tua ingatlah bahwa “anak adalah investasi, untuk itu menjaga agar mereka selalu sehat adalah mutlak!”.

Loading...
loading...

Artikel Terkait :

Most popular articles related to Penyakit Pneumonia Pada Anak: Penularan dan Pencegahannya