loading...

Penyebab, Gejala, Cara Pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TBC) Pada Anak

loading...

Tuberkulosis atau TBC adalah salah satu pe­nyakit yang sangat menakutkan di Indonesia. Penyakit ini mudah menular, seperti halnya flu biasa, dan cepat menyebar pada orang-orang yang hidup bersama penderita. Untuk itu, upaya pencegahan sejak dini telah dilakukan, yaitu dengan paket imunisasi BCG pada balita.  Walau demikian, Indonesia belum terbebas 100% dari penyakit ini.

Penyebab penyakit Tuberkulosis (TBC) adalah bakteri Mycobacterium tuber­culosis. Kuman ini berbentuk batang yang mengelompok atau disebut berkoloni. Meskipun kuman TBC dapat menyerang berbagai organ tubuh manusia, kuman ini paling sering menyerang organ pernapasan atau paru. Infeksi primer terjadi pada individu yang sebelumnya tidak memi­liki kekebalan tubuh terhadap basil tersebut. Tuberkulosa paru adalah penyakit menular yang dapat menyerang siapa saja. Kuman ini menyebar di udara dari organ pernapasan penderita, misalnya bersin, batuk, dan embusan udara yang keluar, baik dari hidung maupun dari mulut.

tbc pada anak

Gejala Umum Penyakit Tubekulosis (TBC) Pada Anak

  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas atau pada anak berat badan tidak naik dalam 1 bulan dengan penanganan gizi.
  • Tidak nafsu makan dan pada anak terlihat gagal tum­buh serta penambahan berat badan tidak memadai sesuai umur.
  • Demam lama dan berulang tanpa sebab yang jelas (bu­kan tifoid, malaria, atau infeksi saluran napas akut), dapat disertai adanya keringat pada malam hari. Adanya pembesaran kelenjar, seperti di leher atau ketiak.
  • Batuk lama, lebih 30 hari, dengan atau tanpa dahak atau dapat juga berupa batuk darah.

Cara Pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TBC) Pada Anak

  • Minum obat secara teratur sampai selesai bagi penderita.
  • Menutup mulut waktu bersin atau batuk.
  • Tidak meludah di sembarang tempat.
  • Meludah di tempat yang kena sinar matahari atau di tempat yang diisi sabun atau karbol/lison.
  • Jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur.
  • Buka jendela lebar-lebar agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk.
  • Kuman TBC akan mati bila terkena sinar matahari.
  • Imunisasi pada bayi.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makanan bergizi.
  • Hindari tinggal di kawasan terlalu padat karena bakteri tuberculosis mudah merebak di tempat yang kurang mendapat sirkulasi udara.
  • Jaga kesehatan badan supaya system imun senantiasa kuat.
  • Hindarai melakukan hal-hal yang dapat melemahkan system imun.
  • Pastikan Anda tidak terlalu berdekatan dengan penderita TBC.
  • Berikan nasihat kepada penderita TBC supaya menjalani perawatan.
  • Olahraga teratur.

Pengobatan dan Penyembuhan Penyakit Tuberkulosis (TBC) Pada Anak

Agar dapat disembuhkan, penderita harus minum obat teratur sesuai petunjuk, menghabiskan obat sesuai waktu yang ditentukan (5-12 bulan) berturut-turut tanpa terputus, serta makan makanan bergizi dan melibatkan petugas kesehatan atau anggota keluarga untuk meng­awasi dan memastikan penderita TBC minum obat dengan teratur dan benar. Apabila kepatuhan dan jadwal minum obat tidak dilaksanakan sesuai aturan, akibatnya kuman­-kuman yang terdapat di dalam tubuh akan menjadi kebal terhadap obat tersebut. Jika hal itu terjadi, selanjutnya pe­nyakit yang diderita lebih sulit disembuhkan. Sedangkan apabila berhenti minum obat sebelum waktunya, batuk yang sudah menghilang akan timbul kembali, kambuh, dan kemungkinan kuman akan kebal (resistensi) terhadap jenis obat tersebut.

  • Konsultasi ke dokter Anda.
  • Minumlah obat antituberkulosa sesuai nasihat dok­ter secara teratur. Jangan menghentikan pengobatan tanpa sepengetahuan dokter, karena akan mendorong kuman jadi kebal terhadap pengobatan antituber­kulosa. Biasanya penyembuhan paling cepat sekitar 6-9 bulan kalau minum obat secara teratur.
  • Makanlah makanan bergizi.
  • Menyederhanakan cara hidup sehari-hari agar tidak rnenyebabkan stres dan banyak istirahat, terutama di tempat berventilasi baik.
  • Menghentikan merokok, bila Anda perokok.

ladyfem

Baca juga artikel lainnya :

Loading...
loading...

Artikel Terkait :

Most popular articles related to Penyebab, Gejala, Cara Pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TBC) Pada Anak